CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>> CAT Teknik Aplikasi Pengecatan Teknik Dekoratif Untuk Dinding Yang Lebih Indah

Pengecatan Teknik Dekoratif Untuk Dinding Yang Lebih Indah

Mengecat ruangan dengan teknik dekoratif tentu membutuhkan kreatifitas dari pemilikinya. Anda dapat memanfaatkan berbagai teknik pengecatan dekoratif untuk hasil akhir yang memberi kesan berbeda dan unik, misalnya pada bagian dinding.

Dinding ruangan yang dipoleskan cat dengan berbagai warna mampu memberi kesan keindahan namun, bila warna cat tersebut diaplikasikan dengan pengecatan yang polos tentu akan terlihat biasa saja. Padahal Anda bisa tetap berkreasi menggunakan cat tembok pada dinding dengan menerapkan teknik pengecatan dekoratif. Yaitu pengecatan dengan memunculkan motif tertentu yang menggunakan peralatan selain kuas atau roller misalnya kain dan spon.

Dengan menerapkan teknik tersebut, maka dinding tak hanya terlihat indah namun juga tampil unik dan memberi suasana baru pada ruangan di rumah Anda. Nah, berikut adalah dua jenis pengecatan dekoratif yang bisa Anda aplikasikan untuk menciptakan kesan ruangan yang berbeda. Simak di bawah ini:

Teknik stensil

Teknik ini banyak diterapkan oleh pemilik rumah karena mampu memunculkan motif yang kreatif dan sesuai konsep rumah karena dapat dibuat sendiri menurut selera. Jika Anda lebih menyukai suatu bentuk pola kreatif, maka teknik stensil ini bisa Anda terapkan. Warna-warna pastel seperti hijau, kuning, biru sangat cocok untuk pola dekoratif yang akan menciptakan kesan segar dan alami. Langkah-langkah membuat pola stensil adalah sebagai berikut:

  • Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah membuat pola stensil. Anda bisa menggambar sendiri atau menjiplak dari buku dengan karton dan karbon.
  • Kemudian setelah gambar selesai dijiplak, Anda dapat memotong gambar tersebut dengan gunting atau cutter
  • Gunakan penggaris untuk mengukur jarak dari dinding. Agar gambar tampak lebih rapi.
  • Selanjutnya gunakan selotip untuk menempel gambar yang telah ditentukan letaknya.
  • Nah, kini saatnya Anda menstensil dengan menggunakan kuas atau spon untuk mendapatkan efek khusus dan mengatur tebal tipisnya cat sehingga dihasilkan gradasi warna yang indah

 

Teknik sponging

Sesuai namanya, teknik ini diaplikasikan menggunakan spon. Cocok bila diterapkan pada dinding dengan permukaan kasar sehingga memudahkan untuk memunculkan tekstur pada dinding. Penggunaan warna dasar dinding adalah dengan cat warna gelap karena apa yang Anda butuhkan untuk melakukan teknik sponging adalah dengan memberikan efek warna yang lebih cerah dibandingkan warna cat dasar. motif yang dimunculkan pun sesuai dengan selera Anda. Berikut cara mengaplikasikan teknik sponging:

  • Sebelum melakukan pengecatan, pastikan dinding dalam keadaan bersih, kering dan tidak mengkilap.
  • Basahi Spons  dengan air dan peras. Setelah cat dasar tersedia (siap), celupkan spons atau lap ke dalam cat yang berwarna lebih muda.
  • Kemudian keringkan dahulu kelebihan cat pada kertas/koran sehingga tidak akan mengalir atau menetes pada saat akan digunakan pada dinding. Latihlah dahulu teknik Sponging pada kertas karton, untuk menentukan intensitas warna dan tekstur yang diinginkan.
  • Dimulai dari sudut dinding paling atas, gunakan glaze dengan menekan-nekan spons dengan pola yang tidak beraturan dan saling menumpuk. Rubah posisi spons sesering mungkin untuk mencapai efek yang tidak beraturan. Gunakan spons kecil pada setiap sudut dan ujung atas maupun bawah. Ingatlah untuk selalu melihat hasil dinding dalam jarak tertentu. Jika spons penuh dengan cat, cuci dan peras sebelum dipakai kembali.
  • Gunakan spons kembali jika diperlukan.
  • Kalau dirasa gagal, timpa dengan cat dasar seperti sebelumnya. Biarkan kering, dan gosok ulang dengan spons atau lap.

Teknik pengecatan dekoratif bisa Anda pilih untuk menciptakan kesan indah pada dinding ruangan rumah Anda.

Add comment