CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>> CAT Teknik Aplikasi Trik Mengecat Tembok Baru dan Menghilangkan Bau Cat

Trik Mengecat Tembok Baru dan Menghilangkan Bau Cat

Mengecat tembok baru berbeda dengan mengecat tembok lama, tembok yang sama sekali belum pernah dicat memiliki banyak pori-pori sehingga dibutuhkan proses pengecatan yang tepat untuk hasil yang maksimal.

catKarena jumlah pori-pori yang banyak, membuat tembok baru banyak menyerap cat yang menyebabkan cat yang dibutuhkan juga banyak. Untuk menghemat penggunaan cat pada tembok baru sebaiknya gunakan sealer terlebih dahulu baik sealer tembok water based maupun solvent based untuk menghaluskan permukaan tembok sehingga pori-pori tembok berkurang. Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam pengecatan tembok baru yaitu kelembapan di dalam tembok yang berasal dari campuran bahan dasar sebelumnya dan kadar garam dari bahan dasar.

Masalah tersebut dapat diatasi dengan dengan cara menghindari penggunaan cat minyak atau lateks vinil langsung pada tembok yang berumur kurang dari satu tahun. Terlebih lagi jika dinding masih belum dilapis dengan sealer tembok alkaline-resistant. Sealer alkali ini berfungsi untuk mengurangi kadar garam/alkali pada dinding.

Garam/alkali memiliki pengaruh negatif terhadap cat. Keduanya akan merusak keutuhan film dan memudarkan warna lebih dini dan untuk pengecatan awal, bisa juga digunakan cat lateks akrilik 100%. Jenis cat ini lebih tahan terhadap pengaruh alkali/garam dibandingkan cat alkid dan cat lateks vinil. Jika perlu bisa diaplikasikan pada tembok yang relatif baru tanpa pemakaian sealer lebih dulu. Namun pemakaian sealer tetap dianjurkan untuk tembok yang berumur kurang dari satu bulan.

Cara Menghilangkan Bau Cat

Rumah yang baru dicat seringkali berbau menusuk hidung sehingga menyebabkan rasa pusing dan mual. Untuk mengurangi dan menetralisir bau cat rumah yang menusuk hidung ini, dapat dimanfaatkan bahan-bahan dapur sebagai berikut:

  • Cuka, sifat cuka yang asam dapat menetralisir bau cat yang tajam. Caranya dengan menuangkan cuka secukupnya pada sebuah mangkok dan letakkan cuka tersebut di tengah ruangan yang baru saja dicat. Perlahan bau cat yang tajam akan berangsur berkurang.
  • Bubuk kopi dan vanili, campurkan bubuk kopi dan bubuk vanili ke dalam satu mangkuk. Aduk rata, kemudian letakkan mangkuk tersebut di sudut-sudut ruang yang baru dicat. Bila ruang yang dicat cukup besar, letakkan beberapa mangkuk tersebar di tiap-tiap sudut ruangan.
  • Air garam, letakkan beberapa buah mangkuk berisi air dan garam di sudut-sudut ruangan untuk membantu mengurangi bau aroma cat baru. Letakkan sejumlah nenas di setiap ruangan, dapat mempercepat menghilangkan bau cat, sekaligus juga dapat menyebarkan aroma segar nenas. Dapat juga dengan cara menempatkan sejumlah kulit jeruk, kulit lemon atau jeruk bali di dalam ruangan, untuk menghilangkan cat dengan efektif.

Add comment